EkbisTeras Berita

34 Tahun LPD Kepercayaan Masyarakat Semakin Bertumbuh

Foto - I Nyoman Cendikiawan.

DENPASAR – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memasuki usai ke-34 tahun pada tahun 2018 ini. Menginjak usia yang semakin matang, LPD di Bali terus bertumbuh baik dari sisi jumlah aset. Begitu juga kepercayaan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan lembaga keuangan yang berbasis di desa adat ini terus meningkat.

“Kepercayaan masyarakat pada LPD cukup tinggi dan terus meningkat. Sebab manfaatnya bisa dirasakan langsung. Kalau tidak bagus tidak mungkin LPD bisa bertahan hingga 34 tahun,” kata Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. Nyoman Cendikiawan, S.H.,M.Si., di sela-sela acara pelatihan dan sertifikasi Ketua LPD se-Bali yang digelar di Hotel Puri Dalem, Sanur, Denpasar, Kamis (22/11/2018).

Tingginya kepercayaan masyarakat pada LPD dibuktikan dengan moncernya kinerja LPD dari tahun ke tahun dilihat dari peningkatan aset yang signifikan. Hingga Oktober 2018 tercatat total seluruh aset LPD sebesar Rp 21,5 triliun dari total 1.433 LPD se-Bali yang berasal dari 1.485 desa adat. Namun memang masih ada sebanyak 52 desa adat yang belum membentuk LPD.

Angka penyaluran kredit ke masyarakat juga cukup menggembirakan.

“Pinjaman ke masyarakat berupa kredit usaha yang telah disalurkan LPD sebanyak Rp 14,4 triliun untuk mendorong wirausaha muda di pedesaan,” terang Cendikiawan didampingi Ketua LP LPD Bali¬†Nyoman Arnaya.

Sementara itu puncak peringatan HUT ke-34 LPD akan dipusatkan di Gedung Budaya Gianyar, Minggu (25/11/2018) yang diisi dengan berbagai kegiatan. Diantaranya jalan sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penyerahan hadiah berbagai lomba-lomba hingga pengundian hadiah.

“Dengan peringatan HUT ke-34 ini kami harapakan persatuan dan kebersamaan LPD se-Bali makin kuat untuk menopang penguatan ekonomi di desa adat. Sebab 20 persen laba LPD diserahkan kembali ke masyarakat untuk dana pembangunan dan 5 persen untuk dana sosial,” ujar Cendikiawan.

Sebagai rangkaian HUT ke-35 ini, sebelumnya juga digelar berbagai kegiatan seperti persembahyangan bersama, kunjungan ke panti asuhan hingga memberikan bantuan komputer pada 34 LPD. Ada juga program subsidi dari BKS LPD Bali untuk pengadaan infrastruktur penunjang seperti komputer di LPD.

Namun LPD tentu tidak cukup hanya berbangga dengan capaian gemilang ini. Melainkan, kata Cendikiawan, harus terus berinovasi dan melakukan transformasi melalui penguatan kelembagaan, SDM, IT dan hubungan dengan nasabah atau masyarakat.

“Salah satu fokus kami adalah mendorong LPD melakukan transformasi digital di berbagai aspek,” tegas Cendikiawan.

Pihaknya juga berharap pada pemerintahan yang baru di bawah kepemimpinan Gubernur Bali I Wayan Koster agar lebih meningkatkan perhatian pada LPD.

“Walau ada awig-awig, LPD juga tetap mengacu pada Perda dan Pergub dan perlu bersama-sama kita kuatkan LPD,” pungkas Cendikiawan. (red)

 

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan