EkbisTeras Berita

Airlangga Minta Wirausaha Muda Mampu Raup Peluang Industri 4.0

Foto - Menteri Perindustrian menghadiri "Creative Industries Movement" di Bali.

DENPASAR – Menteri Perindustrian Airlangga Hartato di sela kegiatan “Creative Industries Movement” di gedung Bali Creative Center (BCC) Tohpati, Denpasar (1/12/2018) mengatakan keberadaan gedung BCC diharapkan mampu menampung gagasan dan ide bagi wirausaha muda yang baru memulai usahanya. Pasalnya, kehadiran BCC untuk menjadi tempat wirausaha muda tumbuh dan berkembang.

“Tadi sudah kita lihat beberapa dari wirausaha muda sudah berhasil bahkan ada yang juga mengangkat produk-produk lokal dan kita harapkan wirausaha muda meraup peluang industri 4.0 yang masih terbuka lebar,” sebutnya.

Banyak hal yang bisa didapat dari pameran ini seperti mengangkat kembali gamelan Bali, ada aplikasi transportasi, iklan dan banyak hal lagi.

“Market place yang ada unik, jadi tiap potensi ini kalau kita bicara industries 4.0 dari ekonomi digital itu ada peluang meraup USD 150 billion sampai tahun 2025 dan mungkin sampai 200 billion sampai 250 billion hingga tahun 2030, jadi potensi yang muncul sangat besar,” tukasnya.

Tentu saja ini merupakan peluang besar bagi 17 juta tenaga-tenaga muda yang akan tetap kita dorong dari pemerintah agar ekonomi digital ini terus berkembang dan kesempatan agar bisa diraup generasi muda.

Menurut Airlangga, pihak kementerian telah memiliki beberapa pusat industri kreatif seperti di Batam, Bandung, Semarang, Makasar dan Bali.

“Kita akan dorong daerah-daerah lain agar menjadi pusat industri kreatif. Bahkan di Bumi Serpong Damai pun disiapkan fasilitas oleh Apple Akademi,” ungkapnya.

Bahkan disebutkan Airlangga pihak kementerian telah berbicara dengan seorang Jack Ma dan rencananya juga akan membangun intitut di Indonesia.

“Kita mendorong lebih banyak lagi pusat industri kreatif tumbuh di Indonesia,” tandasnya.

Dengan banyaknya inkubator-inkubator baik pengusaha muda, kecil ataupun menengah akan tumbuh dan berkembang.

“Namun demikian pertumbuhan industri kreatif itu tergantung dari cluster pendidikannya,” katanya lagi sembari menyebutkan, perguruan tinggi merupakan pusat talenta plus market placenya bagi wirausaha muda. (red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan