EkbisTeras Berita

Akseleran Sasar Pembiayaan UKM Dengan Syarat Mudah

Foto - (kiri) Ivan Nikolas Tambunan bersama Rimba Laut.

DENPASAR – Setelah menghadirkan aplikasi di Play Store untuk perangkat Android, PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) mengukuhkan posisinya sebagai layanan Peer to Peer Lending (P2P Lending) yang semakin mudah digunakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia dengan meluncurkan aplikasi mobile pengguna App Store untuk perangkat iOS di Bali.

Akseleran juga berkomitmen membantu pendanaan UKM dengan persyaratan yang ringan tidak seperti meminjam di lembaga keuangan konvensional yang memerlukan jaminan seperti tanah. Sebab selama ini, UKM terkendala modal. Untuk mendapatkan modal harus memiliki jaminan ketika harus berurusan dengan bank untuk mendapatkan modal usaha.

“Akseleran akan membantu dengan syarat yang rileks, cepat dan ringan. Bunga pinjaman juga bersaing antara 18-20 persen setahun,” ungkap Ivan Nikolas Tambunan selaku CEO & Co-Founder Akseleran dalam jumpa pers Jumat (26/102018) di Denpasar.

Dengan pengembangan inovasi teknologi tersebut, diharapkan dapat turut merealisasikan total pembiayaan yang ditargetka bisa disalurkan hingga akhir 2018 sebesar Rp200 miliar. Didampingi Rimba Laut, Head of Public & Government Relation Akseleran, Ivan menambahkan percepatan layanan yang diberikan oleh Akseleran seiring dengan pengguna ponsel pintar (smartphone) di Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan pesat dan diperkirakan dapat mencapai lebih dari 100 juta orang pada tahun ini. Kemudahan akses keuangan yang diberikan oleh Akseleran, katanya, semakin terlihat dengan tren pertumbuhan pemberi pinjaman (lender) Akseleran yang saat ini telah menembus angka lebih dari 61 ribu.

“Kami melihat pertumbuhan lender Akseleran akan terus meningkat, pencapaian angka 61 ribu ini sebenarnya sudah di luar ekspekstasi kami yang di akhir tahun 2018 diharapkan dapat mencapai 45 ribu. Pencapaian tersebut, terlihat karena para pengguna Akseleran semakin mudah mengakses dan menggunakan Akseleran melalui smartphone, meski masih tetap ada yang mengakses dari website versi 2.0 Akseleran,” ujar Ivan.

Selain itu, dia mengungkapkan, Akseleran telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp145 miliar kepada hampir 350 pinjaman selama satu tahun terakhir ini. Adapun tiap bulannya, Ivan menjelaskan, rata-rata pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang disalurkan Akseleran mencapai sekitar 10%-20% dan dia optimis dapat menyalurkan sedikitnya Rp50 miliar selama dua bulan ke depan.

“Kehadiran kami di Bali juga menjadi sesuatu yang spesial, karena Bali sejauh ini menjadi top 5 region di seluruh Indonesia buat jumlah lender Akseleran. Kami semakin optimistis, tidak hanya di Bali tapi juga wilayah-wilayah lainnya akan turut meningkat dengan semakin mudahnya masyarakat menggunakan Akseleran dari Play Store maupun App Store. Target kami, di akhir 2019, Akseleran dapat menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp800 miliar,” ungkapnya.

Rimba Laut, Head of Public & Government Relation Akseleran, menyampaikan selama satu bulan terakhir aplikasi Akseleran di Play Store tercatat telah menembus angka hampir 50 ribu install. Sedangkan, jelasnya, untuk aplikasi Akseleran di App Store yang telah diluncurkan per 16 Oktober 2018 kini sudah mencapai lebih dari 600 instal hanya dalam waktu satu minggu.

“Angka ini menunjukkan bahwa animo dan kepercayaan masyarakat terhadap Akseleran semakin meningkat. Kami pun berharap, masyarakat semakin teredukasi dengan baik melalui keberadaan Akseleran sebagai platform P2P Lending yang aman, mudah, dan menguntungkan. Sekarang, dimana saja dan kapan saja, masyarakat sudah dapat berinvestasi di Akseleran dari smartphone dan mulai dari Rp100 ribu saja dengan rata-rata imbal hasil sebesar 18%-21% per tahun,” tambah Rimba.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan