RonaTeras Berita

Amnesti Bali Launching Video Klip “Pak Bos”

(Foto/Ist)

DENPASAR – Bertempat di Gedung Candra Metu, Prodi Musik Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Minggu (14/4) pagi kemarin, Amnesti Bali merilis sebuah karya musik video yang berjudul “Pak Bos”.

“Ini karya video klip kami yang ketiga, dan kami akan terus berkarya. Jadi, karya “Pak Bos” ini merupakan bentuk kritik sosial kami. Semoga karya-karya kami bisa dinikmati oleh masyarakat, khususnya para pecinta musik di Bali,” ujar I Made Sujaya, Manager Amnesti Bali Band, di sela acara presscon di ISI, Denpasar, Minggu siang kemarin.

Acara ini katanya, berkonsep launching pemutaran video klip untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa video klip “Pak Bos” menceritakan tentang seorang seniman elit yang sedang melukis. Dalam proses melukis itu, sang seniman sampai 3 kali meminta ajudannya untuk membelikan cat.

“Selanjutnya, sang seniman mencampur beberapa cat tersebut, lalu menggoreskan kuasnya ke sebuah kanvas. Hasilnya? Sebuah lingkaran menyerupai angka “0”. Video klip ini digarap sejak 17 Maret 2019 lalu, dan baru selesai pada 10 April 2019,” jelas pria yang akrab disapa Made Jenggot.

Dalam video ini melibatkan komunitas Musikers, Korawa (Timpag), dan komunitas Basang Nyantung (Kerambitan), serta penggarapan video klip tersebut disupport oleh SHB Production. “Lagu “Pak Bos” ini bernuansa musik rock progresif dan bahasa yang digunakan, yaitu Bahasa Bali lumrah atau populer. Semoga masyarakat bisa menikmati nuansa musik yang baru dan khas yang dimiliki oleh Amnesti Bali,” tutur Made Sujaya.

Amnesti Bali terbentuk pada tahun 2000, dan formasi sekarang ini adalah generasi ke-5, yang terdiri dari Made Bayu (drum), Nyoman Diko (guitar1), Suwirta Yadnya (Guitar2), Putu Yogi (bass), dan Pasek (vokal). Sebelumnya, Amnesti Bali sukses merilis video klip “Do Taen Bohongi” dan “Swara Jagad”.

“Seluruh karya Amnesti sudah di-upload di media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Youtube Channel Amnesti Bali. Sehingga, masyarakat bisa menikmati karya-karya Amnesti, yaitu Pak Bos, Pak Hebat, Do Ajum Luh, Ngasen Pati, Do Taen Bohongi, Sing Sempurna, Mewali, Amnesti Lover, dan Swara Jagad,” kata Made Sujaya. (moe)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan