EkbisTeras Berita

BPR Kanti – Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Ajak Pramuka Melek Digital

Foto - Dirut BPR Kanti, I Made Arya Amitaba.

GIANYAR – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kanti menggelar Seminar Kesetaraan Gender, Pramuka Menginspirasi dan Seminar Melek Digital di Balai Pusat Diklat BPR Kanti, Jalan Pudak No 3 , Batubulan, Sukawati, Gianyar, Sabtu (20/10/2018). Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace dan istri Gubernur Bali Nyonya Putri Suastini Koster yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali.

Direktur Utama BRP Kanti I Made Arya Amitaba mengatakan rangkaian dalam rangka menyongsong bulan inklusi keuangan Oktober ini mengajak para stakeholder terkait untuk menyatukan langkah dalam percepatan akses keuangan di Indonesia melalui inklusi keuangan.

Salah satunya BPR Kanti menggandeng Pramuka untuk meningkatkan edukasi dan literasi keuangan di kalangan generasi muda.

“Kami libatkan pramuka untuk melakukan edukasi dan literasi keuangan ini untuk menyasar anak muda. Misalnya bagaimana mengajak mereka lebih dini mengenal dan mengakses produk perbankan,” ujar Amitaba.

Generasi muda yang sangat melek teknologi digital juga diharapkan memahami kode etik dalam pemanfaatan dunia teknologi seperti media sosial. Mereka juga diberikan pemahaman jurnalistik.

“Ketika generasi muda mengekspresikan pikiran tidak sampai melanggar hukum dan menyalahi etika,” tegas Amitaba yang juga Ketua Gugus Darma Pramuka Gianyar.

Seminar Melek Digital ini hasil kerja sama BPR Kanti dengan Kwartir Cabang Pramuka Gianyar dan Gugus Darma Tridatu bekerjasama dengan TIMES-Indonesia Network. Seminar menyajikan berbagai materi menarik terkait jurnalisme digital di era millenial.

Hadir sebagai pemateri di acara Workshop Melek Digital ini adalah Direktur Gawainesia TIMES-Indonesia Network (TIN), Doddy Hernanto alias Mr D dan Direktur Bisnis dan Pengembangan TIN, Sri Widji Wahyuning Utami.

Sementara terkait seminar kesetaraan gender diharapkan memberikan pemahaman tentang posisi perempuan Bali di era kekinian. Perempuan punya hak sama tapi tidak mengabaikan peran sebagai wanita Bali.

“Kesetaraan gender jangan sampai juga kebablasan agar wanita Bali juga benar benar pada posisinya” ujar Amitaba.

Seminar Kesetaraan Gender ini menghadirkan pembicara Ketua Yayasan Bali Sruti Dr. Luh Riniti Rahayu, aktivis Bali Sruti I Gusti Ayu Diah Yuniti, dan advokat perempuan Kadek Ary Pramayanty.

Sementara terkait Pramuka Menginspirasi, dihadirkan para tokoh-tokoh senior yang pernah duduk di kepengurusan Pramuka untuk memberikan motivasi dan inspirasi seperti Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace dan istri Gubernur Bali Nyonya Putri Suastini Koster yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali. Hadir juga sebagai pembicara tokoh muda Bali Tjok Gede Bayuputra dan Ketua DPD KNPI Provinsi Bali Nyoman Gede Antaguna.

Foto – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace bersama Direktur Utama BRP Kanti I Made Arya Amitaba di sela-sela Seminar Kesetaraan Gender dan Pramuka Menginspirasi serta Seminar Melek Digital di Balai Pusat Diklat BPR Kanti, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Sabtu (20/10/2018).

Wagub Cok Ace dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang digelar BPR Kanti ini yang telah memberikan perhatian besar pada penguatan peran pramuka dan upaya mewujudkan kesetaraan gender.

“Selain membuka lapangan kerja yang luas BPR, Kanti sudah memberikan perhatian besar bagi generasi muda kita dan penguatan kesetaraan gender. Semoga hal ini bisa menginspirasi lebih banyak pengusaha lokal Bali,” ujar Cok Ace.

Dikatakan pula pramuka berperan strategis dalam pembentukan karakter (character building) generasi muda. Sementara pembentukan karakter ini juga erat kaitannya dengan kesetaraan gender.

“Tingkatkan kualitas etika dan logika ada dalam lingkungan pramuka. Jadi mari kita bersama-sama kuatkan peran pramuka,” tandasnya.

Cok Ace juga mengajak pramuka dan generasi muda untuk gemar menabung.

“Jangan dilihat besar atau kecilnya tapi jadikan menabung sebagai tren. Menabung tidak hanya untuk diri sendiri tapi untuk menggarap peluang ke depan,” sebutnya.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan