Fokus

Cegah Covid-19, Lapas Kerobokan Batasi Pengunjung

Yulius Sahruzah.(zar)

Denpasar – Terasbalinews.com | Tak hanya Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang melakukan pembatasan terhadap pengunjung, pihak Lapas Kelas II A Kerobokan sebelumnya juga melakukan hal serupa.

Hal ini diutarakan Kepala Lapas Kerobokan Yulius Sahruzah, yang ditemui di PN Denpasar, Rabu (18/3/2020). Pembatasan jumlah pengunjung ini menjadi penting mengingat hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Covid-19 di Lapas Kerobokan.

“Selain membatasi jumlah pengunjung atau datangnya keluarga warga binaan, kami juga terus melakukan sosialisasi kepada warga binaan apabila ada yang merasa kurang sehat bisa sesegera mungkin mendatangi klinik untuk mendapatkan pengobatan,” kata Kalapas.

Selain itu pihaknya juga membatasi kegiatan yang berkaitan kegiatan ibadah terutama stakeholder yang datang dari luar Lapas.”Tetap ada kegiatan ibadah, tapi kami batasi pihak pihak yang datang dari luar Lapas,” terangnya.

Namun demikian, Kalapas mengakui ada sedikit kendala dalam memerangi peredaran Covid-19 ini lantaran kondisi Lapas yang over kapasitas.

“Kapasitas hanya 332 orang, dan saat ini dihuni lebih dari 1.600 lebih, jadi bisa kita bayangkan bagaimana situasi di dalam Lapas,” ungkapnya.

Dikatakan pula, karena belum ada temuan warga binaan yang terpapar virus Corona maka, pihaknya untuk saat ini tidak melakukan isolasi di tiap-tiap blok tahanan.

“Warga binaan tetap melakukan aktivitas seperti biasa tidak ada isolasi, tapi kami tetap mengimbau jika ada yang merasa kurang sehat segera ke klinik, dan kalau ada temuan Corona maka kita langsung rujuk ke rumah sakit,”tegas Kalapas.(zar)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan