RonaTeras Berita

“Cultural Bazaar” Indonesia Suguhan DKPH Sambut Delegasi IMF-WB 2018

Foto - Pandu Djojoadisoeprapto.

BADUNG – Lima negara delegasi pertemuan IMF-World Bank (WB) menginap di Discovery Hotel Kartika Plaza Hotel (DKPH) yang berlokasi di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung. Guna menyambut pertemuan IMF-World Bank, DKPH menggelar Discover Indonesia Cultural Bazaar, serta mengadakan pameran mengenai budaya Indonesia ujar Executive Assistant Manager Discovery Kartika Plaza Hotel, Pandu Djojoadisoeprapto, Sabtu (13/10/2918) malam.

“Kegiatan yang akan berlangsung dari 1-15 Oktober ini terdiri dari Mini Art Center, Nusantara Food Stall, dan berbagai hiburan yang menampilkan kebudayaan Indonesia,” jelasnya.

Tidak hanya itu, DKPH juga menyajikan makan malam khusus dengan menu makanan nusantara di The Pond Restaurant. Menariknya, dalam sajian makan malam juga ditampilkan beragam hiburan tradisional seperti Tari Papua, Tari Cakalele, Tari Bali, Tari Jaipong, dan lain-lain.

“Dengan kegiatan ini diharapkan membantu UKM dalam mengembangkan usahanya, terutama UKM yang menggarap kerajinan khas Indonesia. Harapan kami, kegiatan ini mampu mengenalkan kekayaan kebudayaan Indonesia ke kancah mancanegara,” tutur Pandu menjelaskan.

Pandu juga menjelaskan, selain memingkatkan pengamanan demi memberikan rasa aman dan nyaman delegasi yang hadir juga menyiapkan tenaga medis dan mobil ambulans yang siap siaga selama 24 jam.

“Untuk tenaga medis, kita bekerjasama dengan dua rumah sakit yakni Rumah Sakit Siloam dan BIMC,” sebutnya.

Imbas dari helatan akbar IMF-WB 2018 Pandu menyebutkan tingkat hunian hotel juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain diisi tamu reguler yang kerap datang menginap, delegasi juga membantu tingkat hunian hotel. Bahkan peningkatan hunian kali ini mencapai 95 persen.

“Biasanya tingkat hunian rata rata 70 sampai 85 persen, tapi kali ini hampir 95 persen. Bahkan beberapa waktu lalu mencapai 100 persen,” ujar Pandu dengan sumringah.

Untuk memberikan layanan yang maksimal dikatakan Pandu, pihaknya menyediakan 50 LO (Laison Officer) yaitu pendamping bagi delegasi yang menginap di DKPH. Dan tenaga LO ini direkrut dari staff hotel.

“Sebelumnya tenaga LO ini kita berikan pelatihan selama sebulan penuh yang tugasn6a mendampingi para tamu delegasi selama menginap di hotel,” sebutnya sembari menyampaikan LO ini juga menjalankan fungsi memberikan penjelasan dan menemani para delegasi ketika mereka beraktivitas di seputaran hotel, kecuali ketika mereka ada agenda meeting di venue Nusa Dua.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan