RegionalTeras Berita

Demi Kesejahteraan, PGN: Masyarakat Bali Harus Dukung Program Presiden Jokowi

(foto : tim) Ketua DPD Patriot Garuda Nusantara (PGN) Bali Gus Yadi.

DENPASAR – Masyarakat di Bali hampir 92 persen memilih pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin) pada Pilpres 2019 lalu. Bali bahkan tercatat sebagai daerah dengan persentase tertinggi dalam memberikan suara kepada pasangan Jokowi-Amin.

Ketua DPD Patriot Garuda Nusantara (PGN) Bali Gus Yadi menilai, hal ini menjadi bukti kecintaan masyarakat Bali terhadap presiden Jokowi cukup tinggi.

“Tidak sekadar terhadap sosok beliau, kecintaan ini semestinya juga dibuktikan dengan dukungan masyarakat Bali terhadap program-program yang dirancang dan dilaksanakan Bapak Jokowi,” ucap Gus Yadi saat ditemui di Denpasar, Kamis (28/11/2019).

Menurutnya, sudah sepantasnya Bali mendukung penuh program-program pemerintahan Jokowi, terutama yang diarahkan bagi kemaslahatan masyarakat banyak. Apalagi, program-program yang dilaksanakan oleh Jokowi semuanya dalam rangka membawa Indonesia menjadi lebih maju dan sejahtera di masa depan.

“Jadi, apapun yang dilakukan Bapak Jokowi untuk kemaslahatan umat, harus kita dukung. Kalau sampai kita di Bali tidak dukung, sia-sia kita memberikan dukungan mayoritas saat Pilpres lalu,” tegasnya.

PGN sendiri, menurut dia, memiliki sikap tegas mendukung program serta pembangunan yang digalakkan oleh Presiden Jokowi, termasuk di Pulau Dewata.

PGN berkeyakinan, program serta pembangunan yang dirancang Presiden Jokowi untuk Bali, sudah dikaji secara matang, dalam memperkuat ekonomi, pariwisata, serta adat dan budaya Bali.

“Sikap kita tegas, mendukung pembangunan yang digalakkan oleh Bapak Presiden. Kami juga mengajak masyarakat Bali, untuk memberikan dukungan yang nyata. Dan yakinlah bahwa program yang dirancang Bapak Presiden tidak mungkin merusak alam Bali, apalagi merusak adat dan budaya Bali,” ajak Gus Yadi.

Ia kemudian memberikan beberapa contoh terkait rencana pembangunan di kawasan Selatan Bali, di mana beberapa di antaranya justru menilai pro dan kontra. Celakanya, banyak penolakan yang muncul justru karena belum mengetahui secara persis tentang tujuan penting di balik program tersebut.

“Kadang banyak juga yang berkepentingan. Tidak saja di Bali sendiri, tetapi juga dari luar. Celakanya, permainan ini ditelan mentah-mentah oleh masyarakat, tanpa dibedah secara mendalam,” katanya.

Selain kepada masyarakat, PGN juga mengajak pemerintah daerah untuk mendukung program-program pemerintah pusat. Sebab sangat aneh ketika ada program pusat yang diarahkan untuk kemajuan daerah, justru tidak didukung oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah juga harus tegas dalam mendukung program pusat. Dan idealnya memang pemerintah daerah mendukung, apalagi jika itu diarahkan untuk kemajuan Bali dan kemaslahatan masyarakat Bali,” tuturnya. (awd)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan