Rona

Dirut PT BGS, Jangan Sekali-kali Lupakan Jasa Pahlawan

Foto: Direktur Utama PT Bali Global Service (BGS), Axl Mattew Situmorang. (ist)

 

DENPASAR – Direktur Utama PT Bali Global Service (BGS), Axl Mattew Situmorang, mengajak generasi muda bangsa agar tidak pernah melupakan sejarah. Bagi pemuda berdarah Batak kelahiran Jakarta ini, sejarah merupakan salah satu bukti jati diri bahkan harga diri bangsa.

“Kita sebagai generasi muda, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Sebab jika itu terjadi, maka bangsa ini akan kehilangan jati diri dan harga dirinya,” kata Axl Mattew Situmorang, di Kantor PT Bali Global Service Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Denpasar, Jumat (21/6/2020).

Ajakan pemuda berbakat kelahiran Jakarta ini, cukup beralasan. Sebab dengan darah dan nyawa, para pendahulu telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan.

“Begitu besar perjuangan dari para pahlawan untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. Keringat, darah, hingga nyawa sendiri jadi taruhan untuk menyebut kata kemerdekaan. Masa kita bisa melupakan hal itu?” tuturnya.

Itu pula sebabnya, putra dari pengacara kondang Togar Situmorang, SH, MH, MAP ini mengajak generasi muda untuk meneladani para pahlawan dan pejuang, di antaranya Raja Sisingamangaraja XII.

Raja Sisingamangaraja XII merupakan Pahlawan Nasional dari Batak Toba yang semasa hidupnya sangat gigih menentang penjajahan Belanda (dulu istilahnya Sibottar Mata) yang memungut belasting (pajak) kepada rakyat Batak. Ia juga menentang perbudakan (jual beli Hatoban) di masa kelam masyarakat Batak.

Raja Sisingamangaraja XII juga tercatat sebagai pemimpin yang tak pernah mengenal kata menyerah terhadap penjajah hingga akhir hayatnya. Ia terus bergerilya keliling “Tano Batak” hingga Aceh demi mempertahankan agar Batak tidak jatuh ke tangan asing.

Sayangnya, demikian besar perjuangan Raja Sisingamangaraja XII termasuk juga pahlawan bangsa lainnya, belakangan ini sudah banyak yang melupakan jasa dan patriotisme mereka.

“Bisa jadi hal ini terjadi akibat perubahan peradaban yang semakin canggih. Mungkin pula karena ketidaktahuan dan ketidakpedulian,” ujar Axl Mattew Situmorang.

“Karena itu, mari kita kalangan generasi muda mengenal dan mengilhami para pejuang, misalnya selalu meningkatkan keilmuan dan keterampilan, agar mampu mengambil peran dalam perjalanan bangsa. Seperti petuah Bung Karno, Presiden pertama RI, ‘ingatlah selalu Jas Merah’ (Jangan Sesekali Melupakan Sejarah),” pungkasnya. (tim)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan