NasionalTeras Berita

Disela Padatnya Tugas, Prajurit Koarmada II Dapat Siraman Rohani

(Foto/Ist)

SURABAYA – Disela padatnya tugas yang diemban dan harus dikerjakan, sejumlah prajurit dan anggota PNS Koarmada II masih bisa meluangkan waktu untuk mendapatkan siraman rohani guna memperkuat iman dan taqwa. Mereka mengikuti kegiatan kuliah berseri (Kuseri) Agama Islam di Masjid Al-Mahdi, Mako Koarmada II, Surabaya, akhir pekan lalu.

Menghadirkan Letkol Laut (KH) Drs H Abu Dzarin sebagai penceramah, kegiatan Kuseri Agama Islam kali ini mengusung tema “Amalan di Bulan Sya’ban Dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H/2019 M”. Selain diikuti sejumlah prajurit dan PNS Koarmada II, juga tampak hadir Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada II Dien Mintoro Yulianto beserta para pengurus dan anggota Jalasenastri Koarmada II.

Dalam tausiyahnya, H Abu Dzarin mengingatkan, tentang betapa dahsyatnya ganjaran yang diperoleh umat Nabi Muhammad SAW, bila mampu memperbanyak ibadah, terutama ibadah puasa sunnah pada Sya’ban, yaitu bulan yang penuh berkah dan kebaikan. Di mana, pada bulan ini, Allah SWT membuka pintu-pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya.

(Foto/Ist)

Selain mendapatkan ganjaran pahala, berpuasa Sya’ban juga dapat melatih diri agar siap melakukan puasa wajib di bulan berikutnya, yaitu Ramadhan.

“Selain puasa, menghidupkan malam Sya’ban juga sangat dianjurkan, khususnya pada malam Nisfu Sya’ban atau pertengahan bulan Sya’ban, yaitu memperbanyak ibadah dan melakukan berbagai amalan baik,” ujar H Abu Dzarin.

Setidaknya kata H Abu Dzarin, terdapat tiga amalan yang dapat dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban, diantaranya memperbanyak doa dan membaca dua kalimat syahadat sebanyak-banyaknya. Mengingat, dua kalimat syahadat tersebut merupakan kalimat mulia yang sangat baik dibaca kapan pun dan dimana pun, terlebih pada malam Nisfu Sya’ban.

“Serta memperbanyak membaca istighfar, karena tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Mengingat, dalam beraktivitas kesehariannya, manusia selalu dihadapkan dengan bergelimang dosa. Namun, kendati manusia banyak berbuat dosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun yang mau bertobat, karenanya dengan meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih dilakukan di malam Nisfu Sya’ban,” jelas H Abu Dzarin.

Secara terpisah, bagi prajurit dan PNS yang beragama Hindu melaksanakan ibadah bersama di Pura Jala Wira Dharma Koarmada II yang dipimpin oleh Pemangku Adat I Nengah Labi, Sedangkan, untuk personel Koarmada II yang beragama Nasrani melakukan kegiatan ibadah di Gereja Galilea Koarmada II. (moe)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan