RonaTeras Berita

“Festival Mina Wisata” Promosikan Pantai Kedonganan

(Foto/Ist)

BADUNG – UPAYA kreatif dan inovatif untuk memperkenalkan keindahan Pantai Kedonganan yang eksotik ke para wisatawan domistik dan mancanegara, Desa Adat Kedonganan bakal menghelat “Festival Mina Wisata 2018” selama dua hari, 17-18 November 2018 mendatang, yang akan dimeriahkan oleh penampilan Dadong Rerod dan parade band.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keindahan Pantai Kedonganan yang tidak kalah cantiknya dengan pantai lainnya di Pulau Bali. Untuk lebih memperkenalkan Pantai Kedonganan ke masyarakat umum dan wisatawan, masyarakat Kedonganan terutama kaum muda menginisiasi mengadakan “Festival Mina Wisata” selama dua hari, Sabtu (17/11) dan Minggu (18/11),” ujar I Wayan Mertha, selaku Bendesa Adat Kedonganan saat jumpa pers di Hotel Jimbaran Bay Beach Resort & Spa (JBBRS), akhir pekan lalu sembari  memperkenalkan konsep ini kepada publik untuk membangun awareness komunitas dan para stakeholders di Kedonganan. Melalui gelaran “Festival Mina Wisata” (FMW) diharapkan terbangun kesadaran masyarakat, pengusaha dan stakeholders lainnya untuk selalu bekerja sama dan bergandengan tangan dalam membangun kepariwisataan berkelanjutan di Kedonganan.

“Semoga festival ini dapat berlangsung dengan meriah dan sukses, sehingga cita-cita membangun kepariwisataan berkelanjutan di desa ini dapat terwujud. Terima kasih kepada semua pihak yang telah saling bahu membahu turut menyukseskan festival ini,” kata Wayan Mertha.
General Manager (GM) JBBRS Christian Gumala menyampaikan apresiasi dan siap mendukung sepenuhnya gelaran FMW ini.

“Melalui festival ini semoga masyarakat umum dan tentunya wisatawan mancanegara akan lebih mengetahui keberadaan Pantai Kedonganan yang merupakan aset yang harus dilestarikan, dijaga keindahan dan kebersihannya,” harap Christian Gumala.

Ni Ketut Ekawati, Marketing Communications & PR Manager JBBRS menambahkan, salah satu resort bintang 4 di kawasan Pantai Kedonganan, keberadaan Hotel JBBRS berjarak hanya 15 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai ini dirancang antara perpaduan tradisional Bali dan konsep modern.

“Resort ini tidak hanya cocok sebagai tempat tinggal, tetapi juga sempurna sebagai tempat pertemuan bisnis, resepsi pernikahan, ulang tahun, dan acara khusus lainya,” tutur Ekawati.

Ketua Panitia FMW Kadek Indra Wijaya menjelaskan, pada hari pertama, Sabtu (17/112018) akan disemarakkan dengan lomba layang-layang, lomba lawar cumi dan sate lilit, lomba mencar dan patung pasir, lomba masak makanan ciri khas kedonganan, dan lomba baleganjur.

Pada hari kedua, Minggu (18/11) diawali dengan lomba sanitasi/kebersihan café, lomba carving dari Indonesia Chef Association (ICA), pawai penari pendet, perahu hias, musik diatas air, dan penampilan gamelan Listuayu Truni Kedonganan.

“Bapak Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dijadwalkan juga hadir dan naik kuda diiringi parade busana anak-anak, para penari pendet, marching band SMU Negeri 2 Kuta, sekaligus grand launching Sanata Cruise Line. Selain penyerahan hadiah kepada pemenang lomba juga bakal dihibur oleh penampilan single biola dan duo lokal, Dadong Rerod, parade band (Hit And Run, Evie, dan BBB Band),” katanya.(moe)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan