NasionalTeras Berita

IKM Halmahera Barat Dapat Bantuan Alat Produksi Kelapa

Foto - Bupati Halmahera Barat, Danny Missy.

HALMAHERA – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menegah (IKM) Senin (22/10/2018) memberikan bantuan alat pengelolaan kelapa terpadu kepada para pelaku (IKM) di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Peralatan mesin yang diberikan ialah mesin Vergine Oil Coconut (VOC), mesin pembuatan arang briket, mesin pembuatan kerajinan sabut kelapa serta mesin pemarut kelapa.

Bantuan Kemenperin merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani antara direktorat Jenderal IKM dengan Pemda Halmahera Barat. Selain Halmahera Barat dua kota lainnya di Malut yang menerima bantuan adalah Kota Ternate dan Kota Tidore.

“Program ini sebagai peningkatan nilai tambah kelapa melalui disverifikasi produk berbasis kelapa, mengingat ketersediaan buah kelapa yang cukup tinggi di Maluku Utara,” ungkap Dirjen IKM Gati Wibawaningsi. Selain bantuan alat, Kemenperin menggelar bimbingan kewirausahaan teknis produksi bagi pekerja IKM

Data Badan Pusat Statistik menunjukan luas areal perkebunan di Halmahera Barat pada tahun 2015 seluas 32.671 hektare dengan produksi buah kelapa sebesar 35.259 ton. Namun pemanfaatan baru sebatas daging kelapa.

Bupati Halmahera Barat, Danny Missy mengaku produk bantuan fasilitas mesin dan peralatan penunjang dapat menaikan kesejahteraan petani kelapa, di Kabupaten Halmahera Barat.

“Kami butuh industri pengelolaan kelapa dan saya harap diikuti secara baik terutama pembangunan industri di Halmahera Barat,” ucap Danny.(cho)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan