ParlementariaTeras Berita

Mantan Ketua DPW PKS Bali Tuding DPP PKS Bermain Dua Kaki dalam Pilpres 2019

Foto - Pengunduran diri kader PKS Bali.

DENPASAR – Usai sudah Karir politik H. Mudjiono di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasalnya, bak petir di siang bolong, Mudjiono yang mengaku berjuang selama 18 tahun membesarkan PKS di Pulau Bali “dipaksa” oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Puncaknya, ia bersama 7 dari 8 ketua DPD PKS se Bali ramai-ramai mengundurkan diri dari anggota partai yang dikenal mempunyai basis militan tersebut. Pengunduran diri dilakukan dengan cara melepas baju dan meletakkan Kartu Tanda Anggota (KTA).

Kepada awak media, Mudjiono menumpahkan rasa kecewanya lantaran harga dirinya telah diinjak-injak oleh keputusan partai yang dinahkodai Mohamad Sohibul Iman ini.

Foto – Loyalis PKS Bali kompak keluar dari keanggotaan.

“Yang menjadi tanda tanya besar tidak ada pemberitahuan apapun kepada saya. Ini kaitannya dengan harga diri pribadi saya selaku ketua umum sebelumnya,” kata Mudjiono saat ditemui di kantor DPW PKS Provinsi Bali, Jumat sore (28/9/2018).

Mudjiono menuding DPP PKS anti demokrasi lantaran pimpinan PKS menutup pintu dialog dengan perbedaan pandangan. Sikap dan tindakan pimpinan PKS berbeda jauh dengan nilai-nilai Islam yg menjadi identitas PKS selama ini.

“Pergantian dilakukan tanpa musyawarah dan dilakukan pada detik-detik setelah kelolosan PKS sebagai kontestan pemilu 2019, hal ini menunjukkan adanya otoritarianisme DPP PKS dengan menabrak AD/ART dan persekusi terhadap kader yang dituduh tidak loyal,” ucapnya.

Ia bahkan membongkar sikap DPP PKS dalam menghadapi Pilpres 2019. Meski dijajaran pusat PKS menyatakan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, nyatanya hal itu tidak pernah ada sosialisasi ketingkat bawah.

“Ini juga biar diketahui oleh partai koalisi, bahwa sampai hari ini secara struktural DPP PKS belum pernah mengintruksikan pilihannya kemana tentang pilpres. Ini perlu diketahui juga, sebetulnya di pusat PKS sendiri bermain dua kaki, maka ketika saya diajak gabung dengan partai koalisi saya katakan, saya belum ada intruksi dari pusat,” tandasnya.

Saat Mudjiono menyampaikan pengunduran diri dari keanggotaan PKS, ratusan kader PKS se Bali turut memenuhi Sekretariat DPW PKS Provinsi Bali di Jalan Tukad Yeh Ho III nomor 1, Renon, Denpasar. Mereka membentangkan poster berisi beragam tulisan di pinggir jalan depan Kantor DPW PKS.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan