ParlementariaTeras Berita

Ngurah Aryawan – Peduli Masalah Sosial hingga Pengembangan Ekonomi Kreatif

I Ketut Ngurah Aryawan.

DENPASAR – Sebagai Ketua Karang Taruna Kota Denpasar, I Ketut Ngurah Aryawan memahami betul berbagai permasalah sosial di Denpasar hingga terkait dengan pengembangan ekonomi kreatif. Dalam kesehariannya, tokoh pemuda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan ini terjun langsung ke berbagai wilayah di Denpasar.

Ia menggali berbagai permasalah sosial, menyerap aspirasi masyarakat hingga mencoba mencari solusinya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar.

Kedekatan dengan berbagai permasalah sosial ini mendorong keinginan kuat untuk bisa berbuat dan berjuang lebih banyak di tataran pemerintahan khususnya di lembaga legislatif. Maka ia memantapkan langkah maju sebagai bakal caleg DPRD Kota Denpasar daerah pemilihan (dapil) Denpasar Barat 2 dari Partai Gerindra.

“Awalnya saya tidak pernah bermimpi menjadi caleg. Tapi setelah merenung, saya rasa perjuangan saya di Karang Taruna dan organisasi sosial lainnya perlu diperkuat. Maka saya masuk ke dunia politik dan menjadi caleg agar lebih maksimal berjuang,” terang Ngurah Aryawan saat ditemui di Denpasar, Kamis (10/9/2018).

Ada sejumlah misi mulia yang diemban pria yang gemar ikut aksi donor darah ini. Pertama ia ingin mendorong pembangun ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar lebih menggeliat.

Salah satunya dengan mendorong hadir lebih banyak koperasi. Bahkan di tiap banjar perlu ada minimal satu koperasi sebagai wadah ekonomi bersama krama banjar.

“BumDes (Badan Usaha Milik Desa) juga harus bisa menjadi motor penggerak perekonomian di desa,” tegasnya.

Kedua, ia mendorong perpercepat pemerataan akses pendidikan agar bisa dinikmati lebih luas oleh seluruh kalangan masyarakat. “Bangun pendidikan PAUD di tiap banjar. Begitu juga harus ada rutin pelatihan-pelatihan singkat yang mengarah kepada peningkatan skill angkatan kerja. Ini bisa dibuat berbasis banjar,” ujarnya.

Ketiga, di bidang kepemudaan tentunya memperkuat peran Karang Taruna sebagai agen pembangunan dan perubahan di masyarakat. Hal ini sejalan dengan tugas pokok Karang Taruna sesuai arahan Kementrian Sosial (Kemensos) yakni membantu menangani masalah sosial di masyarakat serta membangun ekonomi kreatif.

Untuk itu Karang Taruna Denpasar selama ini di bawah kepemimpinan Ngurah Aryawan sudah banyak melakukan aksi nyata. Mulai dari membantu akses pendidikan masyarakat kurang mampu hingga menjalin kerjasama dengan para pelaku UKM serta terlibat dalam berbagai aksi peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga donor darah.

“Masalah sosial itu tidak bisa selesai kalau hanya bisa dipikirkan. Tapi harus melakukan aksi nyata. Kami juga membangun jejaring dengan semua stakeholder untuk membantu menyelesaikan masalah di kota Denpasar,” ungkap Ngurah Aryawan.

Sebagai tokoh muda dari kalangan generasi milenial, Ngurah Aryawan sudah berpengalaman mengabdi dan ngayah untuk pemberdayaan generasi muda hingga membantu menyelesaikan masalah sosial di Denpasar.

Karir organisasinya berawal dari sebagai Ketua Sekaa Teruna Teruni Banjar Tegal Linggah, Padangsambian Kaja. Kemudian dipercaya sebagai Ketua Saba Yowana Desa Padangsambian Kaja. Hingga kini memegang amanat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Denpasar Barat. Lalu Ketua Karang Taruna Kota Denpasar.

“Saya tetap fokus pada perjuangan menyelesaikan langsung masalah sosial di masyarakat,” pungkas pria yang menjadi konseptor pendirian gapura berbahan sampah hingga memenangkan lomba itu.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan