HukrimTeras Berita

Pasca Pemilu, Kapolda Tegaskan Bali Aman Untuk Turis

(Foto/Ist)

DENPASAR – Dibandingkan dengan beberapa daerah lain yang sempat ricuh saat menggelar aksi menolak hasil Pilpres 2019, situasi di Bali relatif aman dan kondusif. Hal itu ditegaskan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose.

“Situasi di Bali berbeda dengan Jakarta. Hingga saat ini tidak ada potensi kerusuhan di Bali,” ucap Kapolda usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2019, Selasa (28/5/2019) di lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur.

Kapolda Golose menyatakan, kalau pun nantinya ada yang berani coba-coba, pihaknya akan melakukan penangkapan. Termasuk terhadap orang-orang yang berani menyebarkan berita hoaks.

“Mabes Polri melakukan operasi penyebar berita hoaks, saya juga di sini melakukan hal yang sama. Masyarakat Bali jangan ikut-ikut melakukan semburan-semburan kebencian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Mari kita jaga Bali ini sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Irjen Pol. Golose menambahkan, dirinya bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto sudah mengeluarkan maklumat yakni menjamin keamanan di Bali. Maklumat tersebut tidak sembarangan dikeluarkan lantaran terkait pertaruhan kewibawaan serta keberadaan, baik Polri dan TNI.

“Saya mengeluarkan maklumat tidak sembarangan, tapi akan mempertanggungjawabkan karena ada isu-isu dan lain sebagainya,” tuturnya.

Jenderal bintang dua yang sempat menjadi petinggi BNPT ini juga menyayangkan terkait dikeluarkannya travel advice atau travel warning oleh negara-negara Asean kepada Indonesia. Padahal menurutnya tidak ada gangguan terhadap warga asing yang ada di Indonesia, khususnya Bali.

“Saya sampaikan bahwa Bali aman dan selalu aman bagi wisatawan. Bapak Gubernur dengan saya, Pangdam dan Kejati Bali, kami adalah garda terdepan menjaga keamanan, ketertiban dan menjamin keberadaan turis yang ada di Bali,” tegas Kapolda. (awd)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan