RegionalTeras Berita

Pelindo III Regional Bali-Nusra, Interkoneksi Permudah Arus Barang ke Wilayah Timur

DENPASAR – CEO PT Pelindo III Regional Bali-Nusra, I Wayan Eka Saputra yang ditemui disela obrolan santai bareng media di Denpasar, Jum’at (31/8/2018) malam menjelaskan, pihaknya kini tengah gencar mewujudkan interkoneksi Bali-NTB-NTT (Bali-Nusra) yang merupakan wilayah kerjanya.

“Program ini wujud dari program tol laut Presiden Jokowi yang menghubungkan satu pelabuhan dengan pelabuhan lainnya khususnya di wilayah Timur Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan Saputra, pelabuhan-pelabuhan itu nantinya diharapkan bisa menjadi jembatan bagi masyarakat dan perekonomian suatu daerah. Apalagi kini di daerah timur perekonomian masyarakat tengah menggeliat. Interkoneksi pelabuhan laut bisa mencapai berbagai pelosok di wilayah Bali-Nusra (Bali-NTB-NTT) termasuk kapal barang peti kemas, selain sebagai pelabuhan penumpang.

“Nanti bisa masuk ke Lombok, Maumere, Kupang semua bisa terintegrasi melalui pelabuhan yang ada,” sebutnya.

Dengan adanya interkoneksi yang lebih mudah diharapkan arus distribusi barang menjadi lancar, sehingga akan berpengaruh pada harga komoditas yang dibutuhkan.

“Barang mudah didapat, dan pastinya distribusi jadi mudah, harga murah,” tukasnya sembari menambahkan konektivitas juga mempercepat proses bongkar muat barang.

Ia menganggap perubahan besar akan terjadi jika interkoneksi diwujudkan baik itu untuk arus barang ataupun kapal cruise. Apalagi arus peti kemas ke arah timur Indonesia menurutnya sudah mulai banyak. Bahkan yang dari wilayah Timur juga arusnya mulai besar.

“Misal di wilayah Sumbawa kemudian Ende dan Flores produksi jagungnya melimpah dan mereka sudah ekspor langsung ke beberapa negara misal Vietnam melalui pelabuhan petikemasnya,” sebut Saputra.

Pasca terjadinya gempa yang terjadi di Lombok, Saputra yang baru saja kembali dari kunjungannya ke beberapa pelabuhan di wilayah Timur juga menjelaskan kondisi terakhir disana. Menurutnya tidak ada kerusakan yang berarti menimpa pelabuhan di Lombok ataupun daerah lainnya.

“Hanya ada retakan kecil yang tidak mempengaruhi operasional pelabuhan, semua dalam kendali,” tuturnya.

Bahkan bantuan logistik yang masuk melalui pelabuhan di Lombok juga lancar.

“Atas musibah yang terjadi Pelindo juga turut prihatin sembari memberikan sumbangan yang bisa meringankan saudara-saudara kita di daerah bencana,” tutupnya.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan