EkbisTeras Berita

Peringati Hari Koperasi ke 72 Sekda Bali Minta Koperasi se-Bali Bersinergi

(foto – Ist) Sekda Bali Dewa Made Indra saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 72 Provinsi Bali 

DENPASAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi lembaga koperasi yang sangat berperan dalam menggerakkan perekonomian di Bali. Hal itu dikatakannya saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke 72 Provinsi Bali di Parkir Utara Lapangan Lumintang, Denpasar pada Sabtu (27/7/2019).

“Indikatornya banyak, mulai dari banyaknya anggota, perputaran dana, permodalan dan lainnya, yang terhitung sangat sehat di Bali,” kata Sekda Dewa Indra.

Untuk itu, Sekda Dewa Indra yang hadir mewakili Gubernur Bali menyampaikan penghargaan dan apresiasinya terhadap gerakan koperasi.

“Semua atas dedikasi gerakan koperasi untuk perkembangan ekonomi dan pembangunan di Pulau Bali secara keseluruhan,” ucap birokrat asal Pemaron, Buleleng ini.

Namun demikian, Hari Koperasi ke 72 ini menurut Sekda Dewa Indra juga jadi momentum untuk perbaikan sebagian koperasi yang tercatat masih dalam kondisi ‘tidak sehat’.

“Masih ada yang perlu sentuhan lebih lanjut. Ada koperasi yang maju pesat, ada pula satu dua yang biasa-biasa saja bahkan ada yang kurang sehat. Ini perlu sinergi ke depan untuk menciptakan kekuatan ekonomi yang luar biasa untuk Bali. Mari bersama kita perkuat sinergi tersebut,” Imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Ketua Dekopinwil Bali, Ketut Tiwi Effendi melaporkan, berdasarkan data tahun 2018 di Bali terdapat sebanyak 4.882 koperasi dimana dari jumlah tersebut sebanyak 1.546 manager koperasi yang sudah terverifikasi.

“Koperasi di Bali total memiliki karyawan sebanyak 21.818 orang, sedangkan anggota koperasi di Bali berjumlah 1.088.338 orang,” paparnya. “Dari jumlah 4.2 juta penduduk Bali, ini cukup tinggi yakni 70 persen penduduk dewasa sudah masuk anggota koperasi,” katanya.

Sementara itu, untuk modal koperasi secara mandiri yakni sebesar Rp 3 triliun 3,3 miliar. Untuk modal dari luar sebesar Rp 9 triliun 818 miliar. Sehingga volume usaha yang ada dan dikelola koperasi di seluruh Bali sebesar Rp 13 triliun 529 miliar lebih. Dan untuk SHU Koperasi tahun 2018 sebanyak Rp 538 miliar lebih.

“Koperasi yang ada di Bali juga membantu pemerintah untuk menyalurkan tenaga kerja. Tahun 2019-2020 kami target sebanyak 100 persen penduduk sudah ikut koperasi,” pungkasnya.

Dalam Puncak Peringan Hari Koperasi Provinsi Bali tersebut, hadir langsung Menteri Koperasi dan UMKM AAN Puspayoga dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra. Juga nampak Walikota Denpasar IB Rai D Mantra, Wakil Walikota Denpasar Jaya Negara, dan Sekda Kota Denpasar AA Rai Iswara.(das)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan