ParlementariaTeras Berita

Raup Enam Ribu Suara, Gek In Melenggang Masuk “Rumah Baru”

(Foto/Ist)

DENPASAR – Tak bisa dipungkiri peran Ketua DPC PDI P Kabupaten Badung, Giri Prasta dalam mendongkrak perolehan suara seorang IGAA Inda Trimafo serta menghantarkan Gek In begitu kerap disapa masuk “rumah baru” di dewan Badung melalui partai besutan Megawati Soekarno Putri ini. Bukan pula menjadi suatu halangan bagi Gek In untuk meraih simpati warga pada Pileg 2019 lalu. Bahkan putri tokoh Golkar Puri Carangsari ini bisa meraih suara signifikan, hampir enam ribu!

“Astungkara berkat dukungan keluarga, masyarakat dan sudah tentu peran Ketua DPC PDI Perjuangan Badung Giri Prasta, saya bisa meraih suara yang begitu besar. Saya merasa lega dan plong,” ujar Gek In di Pod Sanur, Selasa (23/4/2019) saat ditanya wartawan terkait suara yang diperolehnya.

Gek In yang maju lewat PDI Perjuangan bukan saja merupakan pendatang baru di dunia politik. Putri tokoh Golkar Bali asal Puri Carangsari I Gusti Ngurah Alit Yudha juga harus masuk “rumah baru” di PDI Perjuangan. Perjalanannya ke partai Banteng Moncong Putih ini juga terbilang singkat.

“Saya baru sekitar enam bulan bergabung. Namun sambutan berbagai pihak sangat bagus sehingga bisa meraih suara cukup tinggi,” tambah pengusaha pariwisata yang juga aktif di sejumlah organisasi ini.

Dengan suara sekitar enam ribuan yang ia diperoleh, sudah dipastikan cucu pahlawan I Gusti Ngurah Rai ini akan melenggang mudah ke kursi DPRD Badung untuk masa bhakti 2019-2024. Dan ia juga akan menjadi satu-satunya wakil perempuan dari wilayah Petang yang bisa duduk di dewan.

“Selama ini belum pernah ada perempuan dari Petang yang ke dewan. Ini tentu sebuah kebanggaan selain juga menjadi tanggung jawab saya untuk lebih banyak berbuat bagi kemajuan daerah,” ujar ibu dua putra ini seraya menambahkan sudah tak sabar lagi ingin cepat-cepat segera bisa menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Sebagai pelaku usaha di sektor pariwisata, Ketua PUTRI dan Ketua Dewan Pembina Hipmi Bali ini, cukup kenyang makan asam garam di dunia bisnis. Karena itu, sektor pariwisata yang saat ini agak lesu akan menjadi bidikannya saat duduk di dewan. “Kenapa pariwisata kita kondisinya bisa seperti ini. Ini yang harus dicari penyebabnya,” ujar Gek In. (wie)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan