ParlementariaTeras Berita

Sanjaya – Karakter Repdem Sebagai Pendobrak Kemiskinan dan Kebodohan di Era Milenial

Foto - I Komang Gede Sanjaya.

BADUNG – Dengan dibangunnya sayap partai PDI P, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Ketua DPC PDI P Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyatakan apresiasinya. Menurutnya karakter Repdem sebagai pendobrak sewaktu jaman reformasi dahulu tapi saat ini sebagai pendobrak pembangunan.

“Saat ini peran Repdem bukan lagi sebagai pendobrak rezim, namun lebih kepada pendobrak kemiskinan, kebodohan di era milenial, pasalnya Repdem lahir ditengah-tengah masyarakat,” sebut  Sanjaya usai mengikuti pelantikan pengurus Repdem se-Bali di Zizz Hotel Dalung, Senin (3/12/2108) sore.

Yang ia kagumi dimana Rapdem mampu menggandeng intelektual kampus, para mahasiswa untuk bergandengan tangan membangun negeri ini, khususnya Bali. Sekali lagi Sanjaya menegaskan khitah dari Repdem yaitu perjuangan yang tidak pernah ada kata berakhir.

Sanjaya yang juga tokoh central lahirnya Repdem di Bali bersama Gek Tira (red, Ketua Repdem Bali) menyatakan tetap konsisten membangun sayap partai dalam mendukung serta mendorong pemerintah dalam pembangunan.

“Melalui sayap partai ini kita inginkan Repdem mengambil peran dalam menyokong pembangunan yang diselenggarakan pemerintah,” sebutnya berbangga.

Apalagi katanya saat ini tahun politik untuk menggerakkan perjuangan Joko Widodo dan H. Ma’ruf Amin kelak juga diperlukan peran Repdem. Untuk ia melihat peran dari pejabat yang berasal dari partai, khususnya PDI P untuk turun bersama. Pasalnya, pejabat-pejabat itu lahirnya dari pengkaderan partai, tidak sekonyong-konyong langsung jadi pejabat. Hal itu sebenarnya diungkapkan Sanjaya karena apresiasinya atas pengukuhan Repdem di seluruh kabupaten/kota yang ada di Bali.

“Tanggung jawab saya sebagai pengurus partai untuk mendampingi teman-teman Repdem,” kata Sanjaya yang juga menjabat Wakil Bupati Tabanan mengungkap kenapa dirinya hadir di tengah-tengah pengukuhan Repdem dan nampak memang Repdem Tabanan terlihat sangat solid.

“Saya tidak mau meninggalkan mereka, saya harus memberikan spirit dan motivasi bagi Repdem. Ayo kita bersama-sama menyemangati mereka,” ucapnya menghimbau.

Apalagi katanya mengibaratkan tubuh ini besar akan bisa terangkat jika sayapnya juga besar. Artinya, semua tidak bisa dilakukan secara perorangan, tapi secara kolektif kolegial.

“Harapan kita terakhir dengan hadirnya Repdem akan mampu menjadikan PDI P sebagai partai idaman rakyat Bali,” tutupnya.(red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan