HukrimTeras Berita

Sembunyikan Kokain di Celana Dalam, WN Rusia Terancam 12 Tahun Penjara

(foto : Ist) WN Rusia, Mariia Sablina usai jalani sidang di PN Denpasar. 

 

DENPASAR – Wanita cantik asal Rusia bernama Mariia Sablina (31), Kamis (3/10/2019) harus berhadapan dengan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena kedapatan menyimpan narkotika jenis kokain.

Menarinya lagi, wanita kelahiran Ukraina yang ditangkap di Bali Marita Vila Jalan Tegal Cupek, Kerobokan, Badung ini menyimpan barang bukti kokain seberat 0,68 gram itu di dalam celana dalam yang dipakainya.
Akibat perbuatannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika menjerat terdakwa dengan dua Pasal berlapis dari Undang-undang narkotika, yaitu Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a.

Dengan jeratan pasal tersebut, maka terdakwa yang tinggal di Connor Home Stay Jalan Pantai Brawa dan didampingi pengacara Baginda Sibarani ini pun terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sementara itu dalam sidang perdana yang dipimpin Hakim Esthar Oktavi masih mengagendakan pembacaan dakwaan.

Dalama dakwaan terungkap, sebelum terdakwa ditangkap pada tanggal 20 Mei 2019 di kamar Nomor 101 Bali Marita Vila sekira pukul 21.10 WITA, petugas terlebih dahulu mendapat laporan dari warga.

Warga melaporkan bahwa di seputaran Kerobokan ada seorang wanita warga asing yang dipanggil Mariia sering menggunakan narkoba.

“Atas laporan itu polisi lalu melakukan penyelidikan diseputaran Kerobokan. Hasilnya polisi mengamankan terdakwa saat berada di sebuah vila,” tegas jaksa Kejari Denpasar itu dalam surat dakwaannya.

Saat ditangkap, karena terdakwa adalah seorang wanita, petugas polisi lalu meminta tolong kepada saksi umum yang juga seorang wanita untuk melakukan penggeledahan.

Dari penggeledahan itu, ditemukan kokain yang disembunyikan di dalam celana dalam warna hitam yang dikenakan terdakwa. Setelah dilakukan penimbangan terhadap barang bukti tersebut, beratnya adalah 0,68 gram. (zar)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan