ParlementariaTeras Berita

Supadma Rudana – Perguruan Tinggi di Bali Mesti Tembus “World Class University”

Foto - Putu Supadma Rudana.

GIANYAR – Putu Supadma Rudana menunjukkan komitmen serius untuk mengawal dunia pendidikan di Bali. Mulai dari PAUD hingga pendidikan tinggi.

Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, perpustakaan, pariwisata dan ekonomi kreatif ini  bercita-cita perguruan tinggi di Bali bisa masuk dalam jajaran top perguruan tinggi di dunia, minimal masuk dalam daftar Top 500 World Class University (Universitas Kelas Dunia).

Namun perguruan tinggi di Bali masih banyak yang menghadapi kendala atau tantangan. Tidak hanya dari sisi SDM namun juga dari sisi infrastruktur atau fasilitas dan terbatasnya lahan hingga juga status lahan perguruan tinggi itu sendiri.

Hingga saat ini banyak perguruan tinggi yang belum punya lahan sendiri. Beberapa diantaranya juga masih menempati tanah aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dengan status sewa.

Untuk itu Supadma Rudana berkomitmen memperjuangkan dan mendorong agar Pemprov Bali bisa menghibahkan lahan aset Pemprov ini kepada sejumlah perguruan tinggi di Bali.

“Saya akan dorong terus dan komunikasikan agar Gubernur menghibahkan tanah aset Pemprov kepada sejumlah perguruan tinggi di Bali,” kata Supadma Rudana kepada awak media, Selasa (29/1/2019) saat ditemui di Gianyar.

Ia mencontohkan sejumlah perguruan tinggi tersebut seperti UNHI (Universitas Hindu Indonesia) dan ISI (Institut Seni Indonesia) Denpasar.

“UNHI statusnya sewa menyewa aset Pemprov dan terakhir jadi temuan. Kalau tanahnya dihibahkan tidak akan ada masalah,” kata politisi Demokrat asal Desa Pelibatan, Ubud, Gianyar itu.

Begitu juga dengan ISI Denpasar yang letak kampusnya bersebelahan dengan Art Center Denpasar. Malah diharapkan sekalian juga Art Center agar dihibahkan kepada ISI agar kampus ini bisa menjadi center of excellence di bidang seni budaya hingga ekonomi kreatif.

“Hibahkan lahan untuk ISI. Nama Pak Koster akan besar. Apalagi beliau dulu di Komisi X DPR dan konsisten membantu perguruan tinggi di Bali,” kata Supadma Rudana yang juga Wasekjen DPP Partai Demokrat itu.

Menurutnya permasalahan keterbatasan dan status lahan perguruan tinggi ini tidak bisa dibantu pemerintah pusat. Melainkan jadi tanggung jawab pemerintah daerah baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Bali.

“Lahan tidak bisa dibantu pemerintah pusat tapi pemerintah provinsi bisa. Jadi saya dorong Pemprov hibahkan tanah aset provinsi agar perguruan tinggi kita maju maju dan kualitas bisa menjadi World Class University,” tegas Supadma Rudana. (red)

 

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan