RonaTeras Berita

Tarian Bali Sambut Kapal Pesiar Seven Seas Mariner di Benoa

Foto - Wayan Eka Saputra ketika menerima cinderamata dari Captain Kapal Seven Seas Marine. (Ist)

DENPASAR – Menyambut malam pergantian tahun baru 2109, kapal pesiar mewah yakni Seven Seas Mariner mengunjungi Pelabuhan Benoa, Senin (31/12/2018. Kapal pesiar yang membawa 489 orang penumpang dan 450 orang kru ini juga bermalam dan merayakan malam pergantian tahun baru 2109 di Pelabuhan Benoa.

Istimewanya, wisatawan dan kru kapal pesiar mewah ini saat turun di area Pelabuhan Benoa langsung disambut dengan sambutan hangat dan istimewa yang telah disiapkan pihak Pelindo III Regional Bali Nusra. Yakni dengan tari-tarian khas Bali yang melibatkan puluhan seniman dari Gianyar.

Total ada enam jenis tarian Bali yang ditampilkan dengan sangat apik kepada wisatawan kapal pesiar ini. Diantaranya tari Sekar Jagad, Cendrawasih, Jauk, Legong Condong, Jauk Duda, dan Jauk Manis. Wisawatan dan kru kapal ini tampak sangat terkesan dan antusias dengan sambutan hangat ini.

CEO Pelindo III Regional Bali Nusra, I Wayan Eka Saputra mengatakan pihaknya menyiapkan prosesi penyambutan khusus agar membuat wisatawan kapal pesiar ini semakin berkesan dan mendapatkan pengalaman berbeda saat menghabiskan malam pergantian tahun baru di Bali.

“Kami siapkan tari-tarian Bali dan penyambutan khusus agar mereka tetap dan penasaran. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik,” imbuh Eka Saputra.

Kedatangan kapal pesiar Seven Seas Mariner milik grup Maiden Call ini merupakan kapal terakhir di tahun 2018 dan sekaligus yang pertama di 2019 diharapkan mendapatkan kenangan indah dan manis dengan sambutan khusus di Pelabuhan Benoa ini.

“Kapal pesiar Seven Seas Mariner baru pertama kali datang ke Pelabuhan Benoa. Jadi dengan sambutan khusus ini kami harapkan mereka penasaran dan lebih sering lagi ke Benoa. Anak grup perusahaannya juga agar lebih banyak nanti mengunjungi Pelabuhan Benoa,” ungkap Eka Saputra.

Diharapkan pula dengan adanya penyambutan khusus dan adanya kapal pesiar yang menghabiskan malam tahun baru di Pelabuhan Benoa, hal ini semakin mendongkrak citra dan kepercayaan operator kapal pesiar kelas dunia untuk membawa kapal pesiar dan wisatawan mengunjungi pelabuhan yang bercita-cita jadi pelabuhan kapal pesiar kelas dunia ini.

Di sisi lain, Pelabuhan Benoa sudah semakin diminati operator kapal pesiar kelas dunia. Buktinya sepanjang tahun 2018, total ada 66 kapal pesiar mewah yang berlabuh di Benoa, dengan total penumpang hampir 54 ribu orang wisatawan.

“Capaian ini menunjukkan ada pertumbuhan di atas 10 persen dibandingkan jumlah kunjungan di tahun 2017 dimana ada 49 ribu penumpang wisatawan kapal pesiar yang dibawa ke Pelabuhan Benoa,” kata terang Eka Saputra.

Tingkat capaian kunjungan yang terus meningkat tajam dari tahun ke tahun ini juga membuat Pelabuhan Benoa semakin optimis menjadi salah satu destinasi utama pilihan wisatawan kapal pesiar untuk dapat menikmati keindahan beragam destinasi di Bali. (Red)

“Tahun 2019 kami makin optimis Pelabuhan Benoa semakin banyak dikunjungi kapal pesiar. Pada 2019 yang mau datang sudah tercatat ada 75 kapal pesiar. Itu pun di luar jadwal tambahan, yang biasanya pertengahan dan akhir tahun bertambah jumlahnya,” ungkap Eka Saputra. (Red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan