EkbisTeras Berita

Tiga Dasa Warsa BPR Kanti Luncurkan Program Kredit Suku Bunga Murah 3% per Tahun Bagi UMKM.

Foto - I Made Arya Amitaba (tengah). (Ist)

GIANYAR – BPR Kanti selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dengan kemudahan kemudahan dan faslitas fasilitas perbankan yang semakin memudahkan masyarakat dalam menggunakan layanan BPR Kanti. Inovasi produk dan teknologi akan menjadi konsen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, begitu disampaikan Direktur BPR Kanti, I Made Arya Amitaba di hadapan media dari kantornya di Batubulan, Gianyar, Kamis (28/2/2019)

Dalam kesempatan ini Amitaba menyampaikan, dalam memperingati Tiga Dasawarsa BPR Kanti, pihaknya meluncurkan program Kredit dengan suku bunga murah 3%/tahun untuk UMKM. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Program ini terilhami dari program Bapak Jokowi sebagaimana kita ketahui bersama kredit KUR dimana peran pihak lain sangat dibutuhkan dalam pembayaran bunga tersebut. Maksudnya, seperti KUR, bunga yang dibayarkan oleh nasabah adalah sebesar setengahnya, dan sisanya lagi di support pemerintah,” ungkap Bankir bertangan dingin ini.

Kado terindah di tiga dasa warsa BPR Kanti dikatakan Amitaba dirinya juga menerima Indonesia Leaders Award (ILA) 2018. Penghargaan yang diterima merupakan penghargaan bagi eksistensi BPR Kanti selama ini dalam mendorong serta perannya terhadap tumbuhnya perekonomian masyarakat. Yang paling membanggakan selain penghargaan ILA 2018, Amitaba juga memperoleh ‘Life Achievement Award I’.

Seperti diketahui, ajang penghargaan ini merupakan hasil kerjasama Indonesia-Asia Insitute, IPMI International Business School, Perbanas Institute, Binus Business School, Katahati Institute, NBO Group, Thomas International, PQI International, Frontliner Service, Forum. Indonesia Leaders Award (ILA 2018-2019) sebagai bentuk apresiasi terhadap pimpinan perusahaan yang dinilai telah Berjaya dan berhasil membawa perusahaan yang mereka pimpin ke tangga puncak dan diakui masyarakat dan pemerintah.

Penghargaan yang diterima Amitaba bukan sekoyong- koyong diraih begitu saja, namun melalui berbagai penilaian yang dilakukan oleh para juri di ajang ini.

“Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Dewan Juri Indonesia Leaders Award 2018-2019, DR. Dewi Hanggraeni,SE,MBA sistem penilaian dilakukan terhadap para pemimpin perusahaan terkait dengan Inovasi, Leadership dan Kinerja Perusahaan, dengan menggunakan metode perhitungan dan analisa data yang diperoleh dari berbagai sumber, data yang telah dipublikasi,” ungkap Amitaba yang terkenal bertangan dingin ini di sektor perbankan ini.

Lantas disebutkan, tentunya di era persaingan seperti saat ini, peran pemimpin perusahaan atau Chief Executive Officer (CEO) menjadi vital dalam memimpin organisasi agar selaras dan fokus terhadap target perusahaan.

“Kepemimpinan yang baik akan membawa perusahaan menjadi pemenang di industrinya. Oleh karena itu, CEO perlu memiliki kriteria-kriteria yang baik dalam memimpin perusahaannya. Tak hanya itu, dalam mengelola perusahaan, CEO harus mampu menyelaraskan organisasi saat mencapai visi dan misinya,” tandasnya.

Dalam ajang ini, Amitaba dinobatkan sebagai peraih ‘Life Achievement Award’ yang artinya jika diterjemahkan secara sederhana yaitu penghargaan prestasi seumur hidup. Dan ini didapat melalui perjuangan seorang Amitaba yang dikenal sebagai organisator andal juga seorang motivator ini.

Foto – I Made Arya Amitaba saat menerima penghargaan. (Ist)

Lantas ia sedikit berkisah tentang masa kecilnya, dimana Amitaba kecil ikut Ibunya berjualan ke pasar tiap harinya. Sepulang sekolah atau hari libur dirinya mulai menyisihkan sebagian waktu untuk bermain layaknya seorang anak, selebihnya ia ikut berdagang di pasar. Bahkan Amitaba mengakui dirinya pernah ikut menjual daun pisang serta dagdag (makanan untuk babi).

Namun justru karena pengalaman yang tak disengaja itulah banyak memberikan bekal yang sangat berharga ketika dirinya mulai terjun di dunia perbankan. Besar dan tangguhnya ia menghadapi perjuangan dikatakan Amitaba tidak terlepas dari peran seorang Ibu, selain ditempa oleh sang ayah.

“Saya ingat betul pesan ayah agar selalu sabar dan tekun. Ayah berpesan agar bersabar dan kerja keras. Dan ayah minta agar menerima warga yang belum bekerja sebagai karyawan. Hal ini menjadi prinsip kekuatan saya dalam membangun dan mengelola BPR Kanti menjadi seperti saat ini,” ujarnya menerawang mengingat masa itu.

Dirinya tidak pernah berpikir untuk menjadi ini itu, atau memperoleh penghargaan ini, itu. Satu tujuan dan komitmen yang dijunjung yaitu selalu gerakan dan tularkan ke seluruh karyawan adalah bagaimana bekerja dengan sungguh sungguh, jujur dan bertanggungjawab.

“Saya meyakini bahwa dengan kerja keras, ketekunan dan kesabaran , tidak akan pernah mengingkari hasil. Dan tidak terlepas dari doa yang kita panjatkan, agar diberi kemudahan dan hasil yang terbaik. Itu saja yang saya bisa lakukan,” kata banker andal ini.

Setelah meraih penghargaan ini Amitaba tetap berkomitmen membawa BPR Kanti tumbuh dan berkembang seperti saat ini, dimana semua yang diraih adalah merupakan jerih payah semua karyawan dan partisipasi seluruh masyarakat yang mempercayakan kami BPR Kanti dalam hal pengelolaan keuangannya. (Red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan