banner 728x250

Tiga Hari Hilang, Dua Pemancing Asal Tabanan Ditemukan Meninggal Dunia

  • Bagikan
banner 468x60

(foto : Ist) Jenazah pemancing sebelum dibawa ke rumah sakit.
DENPASAR – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang pemancing bernama Wayan Sumiarta (43) dan I Gede Ketut Artika (58) yang hilang usai diterjang air laut saat mencari ikan di selatan Pura Enjung Galuh Tanah Lot, Tabanan beberapa hari lalu.
Setelah, Kamis (5/9/2019) sekitar pukul 08:30 Wita tim SAR gabungan menemukan Wayan Sumiarta, sore harinya sekitar pukul 15:00 Wita giliran I Gede Ketut Artika ditemukan.
“Kedua pemancing ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terang Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali Sri Wardoyo.
Dikatakan, korban Ketut Artika ditemukan petugas gabungan di Pantai Pasud, Kerambitan, Tabanan, tepatnya arah barat daya sekitar 8 kilometer dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.
Sedangkan Wayan Sumiarta ditemukan oleh petugas gabungan di Pantai Kelating, Tabanan sekitar 7 kilometer arah barat daya dari tempat awal dilaporkan hilang.
Sri Wardoyo menambahkan, memasuki hari ketiga operasi pencarian pasca kedua korban dikabarkan hilang, personel gabungan yang diterjunkan sebanyak kurang lebih 35 orang, ditambah pihak keluarga dan masyarakat sekitar.
Seperti diketahui, kedua korban dikabarkan hilang saat memancing di selatan Pura Enjung Galuh Tanah Lot, Tabanan, Selasa (3/9/2019) sekitar pukul 00.30 WITA. Kabar kedua pemancing hilang berawal dari informasi keluarga korban yang mendatangi lokasi kejadian.
Pihak keluarga merasa khawatir lantaran kedua korban belum pulang sejak berangkat memancing, Senin (2/3/2019) sekitar pukul 22.30 WITA. Kekhawatiran keluarga korban bertambah lantaran di sekitar lokasi hanya ditemukan barang-barang berupa pancing dan hasil mancing ikan layur. (awd)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *