EkbisTeras Berita

Triwulan Pertama 2019, Bandara Ngurah Rai Catat Kenaikan Penumpang Sebesar 4,4 persen

(Foto/Ilustrasi)

MANGUPURA –Januari hingga Maret, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali catatkan pencapaian yang cukup signifikan dalam kenaikan angka statistik jumlah penumpang pada periode tiga bulan pertama tahun 2019 ini.

Triwulan pertama 2019, sebanyak total 5.397.499 penumpang tercatat telah terlayani. Jika dilakukan komparasi dengan periode Januari – Maret 2018 lalu, di mana terdapat 5.168.916 penumpang yang keluar masuk Pulau Dewata, terdapat kenaikan penumpang sebesar 4,4%.

Hal ini dibenarkan oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Haruman Sulaksono.

“Pada tiga bulan pertama di tahun 2019 ini, kami mencatat terdapat kenaikan dalam jumlah penumpang yang terlayani. Dibanding dengan angka di tahun 2018 lalu, terdapat kenaikan sekiranya sebesar 4,4%,” ujar Haruman ketika memberikan konfirmasi, Senin (08/4/2019 di ruangannya.

Selama tiga bulan pertama 2019, jumlah penumpang rute domestik tercatat sejumlah 2.327.725 penumpang, dengan rincian 1.155.996 penumpang dari rute kedatangan, 1.109.916 penumpang yang berangkat meninggalkan Pulau Bali, serta 61.813 penumpang transfer. Dalam periode yang sama di tahun 2018 lalu, tercatat jumlah penumpang rute domestik adalah sebanyak 2.525.249 jiwa, dengan pembagian 1.278.476 penumpang datang ke Pulau Dewata, 1.237.138 penumpang dari rute keberangkatan, serta 9.635 penumpang transfer.

Jika dilakukan komparasi antara kedua periode, dalam periode triwulan pertama tahun 2019 ini, terdapat penurunan penumpang rute domestik sebesar 197.524 penumpang, atau turun 8.5% dibanding dengan periode yang sama di tahun 2018.

Sedangkan untuk rute internasional, tercatat sebanyak 3.069.774 penumpang dari rute mancanegara keluar masuk Bali melalui bandar udara pada triwulan pertama 2019, dengan rincian 1.556.228 penumpang dari rute keberangkatan, 1.495.240 penumpang rute kedatangan, dan 18.306 penumpang transfer. Sementara untuk periode triwulan pertama tahun 2018 lalu, terdapat sebanyak 2.643.667 penumpang rute internasional, dengan pembagian 1.348.047 penumpang dari rute keberangkatan internasional, dan 1.295.620 penumpang rute kedatangan.

Dengan data tersebut, terdapat kenaikan jumlah penumpang rute internasional pada periode Januari – Maret 2019, sebesar 16,12%, atau naik sebanyak 426.107 penumpang, jika dibandingkan dengan periode triwulan pertama tahun 2018.

Berkebalikan dengan catatan jumlah penumpang, catatan jumlah pergerakan pesawat udara di triwulan pertama 2019 mengalami sedikit penurunan jumlah. Dibanding dengan catatan periode tahun 2018, di mana jumlah pergerakan mencapai angka 37.763 pergerakan, di periode tahun ini hanya terdapat sebanyak 36.519 pergerakan pesawat, atau turun 3,3%.

“Sama seperti catatan periode Januari – Februari 2019, catatan pergerakan pesawat udara di periode Januari – Maret 2019 ini juga kembali mengalami penurunan, yakni sebanyak 1.244 pergerakan atau 3,3%,” lanjut Haruman.

Selama periode triwulan pertama 2019, tercatat terdapat sebanyak 19.012 pergerakan dari rute domestik, dengan rincian 9.505 pesawat yang datang ke Bali, 9.469 pesawat yang berangkat meninggalkan Pulau Bali, serta 38 pergerakan pesawat transfer. Dalam periode yang sama di tahun 2018, tercatat jumlah pergerakan pesawat domestik adalah sebanyak 20.958 pergerakan, dengan pembagian 10.402 pesawat datang ke Pulau Dewata, 10.424 pesawat berangkat, serta 132 pesawat transfer.

Jika dilakukan perbandingan pergerakan pesawat rute domestik antara periode triwulan pertama 2019 dengan 2018, terdapat penurunan angka pergerakan pesawat sebanyak 1.946 pergerakan, atau turun 10,24%.

Untuk pergerakan pesawat rute internasional, sebanyak 17.507 pesawat lalu lalang melalui bandar udara pada triwulan pertama 2019, dengan rincian 8.771 pesawat berangkat dan 8.736 pesawat datang. Sementara untuk periode yang sama di tahun 2018 lalu, terdapat sebanyak 16.805 pergerakan pesawat dari rute internasional, dengan pembagian 8.404 pergerakan pesawat dari rute keberangkatan internasional, dan 8.401 pergerakan dari rute kedatangan.

Komparasi antara jumlah pergerakan pesawat rute internasional periode triwulan pertama 2019 dengan periode yang sama tahun 2018 menunjukkan bahwa terdapat kenaikan jumlah pergerakan pesawat rute internasional, yaitu sebanyak 702 pergerakan, atau naik 4,18%.

Terkait pencatatan kargo, selama tiga bulan pertama 2019 terdapat kenaikan yang cukup fantastis jika dibandingkan dengan catatan di periode yang sama di tahun 2018 lalu.

“Untuk catatan pergerakan kargo, kami mencatat terdapat kenaikan yang sangat luar biasa. Triwulan 1 2018 lalu, hanya terdapat sekitar 10,8 ribu ton kargo. Tetapi di tiga bulan pertama ini, kami telah melayani 35,8 ribu ton kargo, atau naik secara fantastis sebesar 230%,” tutup Haruman. [RN]

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan