EkbisTeras Berita

Triwulan Pertama 2019, Kinerja Bank BPD Bali Meningkat

(Foto/Tim)

DENPASAR – Sepanjang Triwulan I Tahun 2019, Bank BPD Bali mampu mencapai kinerja yang baik dari sisi total asset, penghimpunan dana pihak ketiga, dan pencapaian target laba. Selain itu Bank BPD Bali juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai TOP BPD BUKU II 2019 oleh Top BUMD Award.

Hingga akhir Maret 2019 Bank kebanggaan masyarakat Bali ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 153 milyar. Sedangkan dari total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh Bank BPD Bali mencapai Rp19,818 milyar atau meningkat 10,14 persen dibandingkan Maret 2018.

“Dari total DPK Bank BPD Bali, porsi giro mencapai Rp3,158 milyar, tabungan mencapai Rp8,463 milyar, dan untuk deposito sebesar Rp8,197 milyar. Pencapaian target DPK pada Triwulan I Tahun 2019 ini mencapai 109,99 persen dari target yang diharapkan,” ucap Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma di Denpasar, Kamis (9/5/2019).

Sudharma menerangkan, sampai dengan bulan Maret 2019, Bank BPD Bali telah menyalurkan KUR Mikro sebesar Rp11,440 milyar dan KUR Kecil sebesar Rp251,737 milyar, di mana pencapaian target KUR pada Triwulan I Tahun 2019 sebesar 110,23 persen.

Sementara untuk total asset Bank BPD Bali tembus hingga Rp24,368 milyar atau meningkat 7,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp22,564 milyar. Untuk rasio-rasio keuangan CAR Bank BPD Bali tercatat 23,83 persen, LDR sebesar 84,21 persen, BOPO sebesar 69,67 persen, ROA sebesar 3,16 persen, ROE tercatat 18,93 persen.

Hasil self assessment penilaian Tingkat Kesehatan Bank Posisi Desember 2018, Bank BPD Bali memperoleh peringkat dua, di mana mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya tercermin dari peringkat factor-faktor penilaian, antara lain : profil risiko, penerapan tata kelola, rentabilitas, dan permodalan yang secara umum baik.

Penerapan profil risiko Bank memperoleh peringkat komposit dua.“LowMod” yang mencerminkan bahwa kemungkinan kerugian yang dihadapi Bank dari sisi risiko inherent komposit tergolong rendah selama periode waktu tertentu di masa datang dan kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit (satisfactory) memadai. Sedangkan untuk penerepan tata kelola berada pada peringkat dua atau baik.

Dari segi permodalan, komitmen pemegang saham untuk memperkuat permodalan Bank BPD Bali sangat tinggi. Hal tersebut telah direalisasikan dengan penambahan modal disetor dari sejumlah pemegang saham dengan jumlah modal keseluruhan yang telah disahamkan sampai dengan Maret 2019 sebesar Rp1,796 milyar.

Dalam upaya untuk meningkatkan daya saing dan peran sebagai agen pembangunan di daerah, Bank BPD Bali sedang mengembangkan layanan baru yang dapat mensinergikan layanan LPD sebagai bagian dari fungsi technical assistance, sehingga tingkat akses layanan perbankan dapat dilayani di seluruh segmen masyarakat.

Bank BPD Bali telah mensinergikan layanan dengan perusahaan fintech sehingga interopabilitas dengan Bank BPD Bali bisa terjadi. Optimalisasi bisnis proses secara terus menerus dilakukan pembenahan sehingga kualitas layanan meningkat yang menjadikan jaminan nasabah Bank BPD Bali tetap loyal.

“Di usianya yang genap berusia 57 tahun pada tanggal 5 Juni 2019 mendatang, Bank BPD Bali berupaya untuk semakin dekat dengan nasabahnya dan meningkatkan kenyamanan area layanannya,” papar Sudharma.

Per Maret 2019, Bank BPD Bali telah memiliki 14 Kantor Cabang, 38 Kantor Cabang Pembantu, 52 Kantor Kas, 47 Kegiatan Pelayanan Kas, 188 ATM, 5 CDM, 104 EDC dan 7 unit Mobil Kas Keliling. Bank BPD Bali juga telah meluncurkan layanan Produk Intenet Banking Bisnis serta Bancassurance Model Bisnis Referensi yang bekerjasama dengan PT. Equity Life Indonesia.

Selain itu, untuk menyambut HUT ke-57 tahun Bank BPD Bali juga melakanakan serangkaian kegiatan seperti Program Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Penataran Pura Besakih, berbagai lomba (lomba menggambar dan mewarnai, lomba fashion show, dan lomba modern dance) yang dirangkaikan dengan kegiatan “Simpel Day”, Donor Darah, Kunjungan ke pendiri dan panti asuhan, serta puncak acara yang diisi dengan kegiatan Fun Run pada tanggal 23 Juni 2019.

“Ini sesuai dengan visi Bank BPD Bali yaitu “Menjadi Bank yang Kuat, Berdaya Saing Tinggi, dan Terkemuka Dalam Melayani UMKM Serta Berkontribusi Bagi Pertumbuhan Perekonomian Daerah”,” tegas Sudharma. (awd)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan