banner 728x250

Tukang Kebun Diadili, Gara – gara Pegang Payudara Turis Tiongkok 

  • Bagikan
(Foto/Ist)
banner 468x60

DENPASAR – Akibat ulahnya memegang pantat dan payudara wanita, Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang kebun bernama I Made D akhirnya harus menjalani persidangan sebagai sebagai terdakwa, Rabu (27/3/2019).

Sidang masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penutut Umum (JPU) A.A MD. Suarja Suteja Buana. Sementara terdakwa dalam perkara ini didampangi oleh pengacara Agus Suparman dan Manik Yogiartha.
Usai sidang, Agus Suparman mengatakan terdakwa oleh jaksa dijarat dengan Pasal 285 KUHPJo Pasal 53 KUHP tentang percobaan pemerkosaan, Pasal 289 KUHP tentang pencabulan dan Pasal 351 ayat (1) tentang penganiayaan.

banner 336x280

Seperti diketahui, kasus yang menjerat terdakwa ini terjadi pada tanggal 17 Desember 2018 silam sekitar pukul 10.30 Wita di Pantai Sempaning, Jalan Pura Tegal Wangi, Jimbaran.

Saat itu korban yang merupakan warga negara Tiongkok itu sedang duduk santai dan berencana mandi di Pantai. Tidak lama kemudian terdakwa datang dan sempat berbicara dengan korban.

Saat mendekati korban, terdakwa mengatakan “i love you” yang dijawab korban “no”.  Mendapat jawaban itu, terdakwa tidak putus asa dan kembali mengatakan kata yang sama dan dijawab dengan kata yang sama pula oleh korban.

Karena korban merasa risih, korban lalu meninggalkan terdakwa. Tapi terdakwa tetap mengikuti korban bahkan sampai memepet tubuh korban. Setelah dekat, terdakwa langsung memegang pantat korban.

Meski korban terus mengatakan “no” terdakwa malah memegang payudara korban. Korban yang merasa terancam lalu mengambil batu dan melemparkan ke arah terdakwa.

Bukannya takut, terdakwa malah marah dan mendorong tubuh korban hingga terjatuh di pinggir pantai. Saat itu pula tedakwa memegang leher korban dan membenamkan kepala korban kedalam air.

Beruntung korban berhasil melepaskan diri dari pegangan terdakwa sehingga langsung melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwenang. (red)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *