RonaTeras Berita

Tunjukkan Peran Akademik, Universitas Dwijendra Gelar FGD Gali Nilai-nilai Luhur Hindu

Foto – FGd di Universitas Dwijendra, Gali nilai-nilai luhur Hindu. (Tim)

 

DENPASAR – Universitas Dwijendra senantiasa menggali nilai-nilai kesusastraan yang bersumber dari para leluhur Hindu sesuai dengan visi Universitas Dwijendra, tentu hal ini seiring dengan visi Gubernur Bali Wayan Koster, yaitu Nangun Sat Kerti Loka Bali.

Untuk itulah Universitas Dwijendra,  selaku inisiator menggelar Focus Group Discussion (FGD) di kampus setempat, Minggu (21/7/2019) bekerjasama dengan Fakultas Teknik (FT) dan Pusat Kajian Budaya Universitas Dwijendra. Hadir sebagai pembicara Dr. Drs. A.A. Gde Putera Semadi dari Pusat Kajian Budaya, dan Ida Bagus Alita, ST dari Alumni FT Undwi dan Dekan FT Frysa Wiriantari, ST., MT. Sedangkan peserta FGD kali ini adalah alumni Prodi Arsitektur FT Universitas Dwijendra dan para dosen.

Rumusan FGD dibacakan oleh Wakil Rektor 2 Drs. I Made Sila, M.Pd selaku ketua tim perumus yang selanjutnya diserahkan oleh Dekan FT kepada Rektor sebelum disempurnakan lagi untuk bisa dijadikan rekomendasi kepada Gubernur, Bupati dan Walikota.

Selanjutnya dijabarkan Rektor Sedana, dalam FGD kali ini ada beberapa hal yang jadi pembahasana berkenaan dengan bentuk, makna dan fungsi Padmasana. Pembahasan didasarkan pada Dwijendra Tatwa yang telah memberikan pengetahuan yang sangat hakiki tentang padmasana tersebut. Topik ini diangkat karena adanya pemahaman yang sangat variatif mengenai bentuk, makna dan fungsi padmasana di tengah-tengah masyarakat.

Lantas Rektor Sedana menambahkan, melalui FGD ini Universitas Dwijendra hanya ingin memberikan pemahaman kembali guna menghindarkan salah tafsir terhadap padmasana tersebut. Konsep Desa Kala Patra yang dianut oleh Umat Hindu Bali agar selalu juga didasarkan pada nilai-nilai filosofis yang telah disebutkan di dalam Dwijendra Tatwa tersebut.

“Saya selaku Rektor sangat berharap bahwa melaui FGD ini, Universitas Dwijendra semakin menunjukkan peran akademiknya di dalam pembangunan Bali saat ini dan ke depan. Bahkan kami sudah menyiapkan para dosen untuk menjadi agen pembaharu dalam menanamkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Dwijendra Tatwa,” sebut Rektor Sedana.(wie)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan