RonaTeras Berita

Universitas Bali Dwipa (UBAD) Kembangkan Inovasi Tepat Guna Berbasis IPTEK

Foto - Universitas Bali Dwipa

DENPASAR – Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Bali Dwipa (UBAD) dilantik Rabu (24/10/2018) di kampus UBAD Jl. Pulau Flores No. 5 Denpasar. Dr. Ir. Ketut Suriasih,M.App.Sc., dipercaya sebagai Rektor Universitas Bali Dwipa (UBAD) untuk menahkodai kampus yang mengusung visi menjadi “Universitas Innovative dan Excellent”di Asia Pasifik dalam pendidikan dan riset biomedis, keteknikan dan humaniora.

Salah satu upaya mencapai hal tersebut, kampus ini mempunyai Taman Inovatif Bali Dwipa sebagai tempat atau wahana civitas akademika untuk berinovasi dengan kreatif. Dimana kreatif ini diawal berpikir kritis, analisis, abstraktif dan reflektif dengan metode pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran.

“Setiap Prodi di Universitas Bali Dwipa punya unggulan yang merupakan implementasi Taman Inovatif Bali Dwipa,” kata Rektor Universitas Bali Dwipa (UBAD) Dr. Ir. Ketut Suriasih,M.App.Sc., Rabu (24/10/2018).

Dipaparkan Prodi Teknologi Pangan unggulannya desain kemasan produk pangan tradisional Bali. Prodi Studi Gizi unggulannya gizi kuliner tradisional Bali. Prodi Teknik Biomedik unggulannya instrumentasi biomedika dan biomekanika.

Sementara Prodi Farmasi unggulannya bahan obat, obat-obatan tradisional dan kosmetik. Prodi Psikologi unggulannya konsultan psikologi dan ahli pskikometri. Prodi Sistem Informasi unggulannya technopreneurship dan kecerdasan bisnis. Prodi Hukum unggulannya hukum bisnis.

Selanjutnya Prodi Hubungan Masyarakat unggulannya kehumasan dan online public relation. Prodi Akuntansi unggulannya sistem informasi akuntansi dan komunikasi bisnis. Terakhir Prodi Bahasa Inggris unggulannya praktik penerjemahan dan interpretasi.

“Luaran dari kegiatan inovasi dan unggulan di Taman Inovatif Bali Dwipa ini adalah produk IPTEK, sosial budaya yang dapat berupa metode blue print, purwarupa, sistem, kebijakan, model atau teknologi tepat guna yang dilindungi oleh Kekayaan Intelektual,” ungkap Suriasih.

Sementara itu terkait pelantikan rektor dan pimpinan UBD ini, Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali Ir. I Wayan Adnyana, S.H.,M.Kn., mengatakan UBAD menerapkan struktur organisasi yang ramping, efektif dan efisien. Tidak ada wakil rektor melainkan diganti dengan sekretaris universitas, direktur akademik dan direktur kehamahasiswaan.

“Begitu juga tidak ada jabatan dekan tapi langsung ditangani Kepala Program Studi bersangkutan,” ujar Adnyana.

Gubernur Bali yang diwakili Dinas Pendidikan Provinsi Bali berharap UBAD dapat terus berkarya, beri solusi kreatif, inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.
Momentum pelantikan rektor dan pimpinan UBAD ini diharapkan juga untuk menyamakan visi, menyatukan gerak langkah, berbenah menjadikan UBAD universitas berkualitas dan punya daya saing global.

“Lakukan konsolidasi dan komunikasi dengan semua pihak bersama-sama bangun dunia pendidikan di Bali. Tingkatkan tata kelola agar jadi perguruan tinggi yang sehat,” pesan Koster.

Ciri khas UBAD ini adalah tradisi akademik yang menghargai semangat kebebasan dan kemerdekaan akademik dalam pengembangan IPTEK berbasis kesehatan, yang mandiri dan berbudaya, berwawasan lingkungan, inovatif dan profesional. Ciri khas UBAD sangat erat kaitannya dengan kearifan lokal yang berkembang di Bali.

Ciri khas tersebut diwarnai kearifan lokal yang bersifat universal dan akan menjadi jati diri institusi untuk menghasilkan karya-karya akademik yang inovatif dan profesional di tengah-tengah peradaban manusia yang berkembang sangat dinamis. (Red)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan