Sports

Untuk Melawan Vietnam, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Rotasi Pemain

Untuk Melawan Vietnam, Pelatih Timnas Indonesia U-16 Rotasi Pemain

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini berencana melakukan rotasi pemain dalam laga ketiga fase grup di Piala AFF U-16 menghadapi Vietnam, Kamis (2/8) malam.

Fakhri memprediksi pertandingan melawan Vietnam akan berlangsung dengan intensitas tinggi, seperti dalam dua pertandingan sebelumnya di ajang turnamen Tien Phong 2017 dan turnamen Jenesys 2018

Di turnamen Tien Phong, Tim Garuda Muda bermain imbang 1-1 dengan Vietnam. Sementara gol tunggal Rendy Juliansyah menjadi pembeda dalam laga final turnamen Jenesys.

Demi hasil terbaik, Fakhri berniat melakukan perubahan dalam daftar susunan pemain inti namun tetap memperhatikan kekuatan tim untuk meraih poin.

“Untuk itu kemungkinan saya akan melakukan rotasi pemain. Pemain yang sudah bermain di dua pertandingan sebelumnya akan saya istirahatkan. Tetapi tentu dengan menganalisa kondisi stamina dari pemain itu sendiri,” ujar mantan pemain Pupuk Kaltim Bontang tersebut dikutip dari situs resmi PSSI.

Fakhri menyebut gaya bermain Vietnam mirip dengan Myanmar yang menjadi lawan David Maulana dan kawan-kawan di laga kedua, Selasa (31/7).

“Tim ini sudah beberapa kali bertemu dengan Vietnam. Saat turnamen Tien Phong di Vietnam dan satu lagi di Jenesys, Jepang. Saya kira permainannya mirip dengan Myanmar,” kata Fakhri.

“Kita harus bisa meredam permainan cepat dan taktis Vietnam. Latihan untuk menjaga kondisi kebugaran dari para pemain. Berkaca pada dua pertandingan, kami akan lebih memperkuat lini pertahanan dan bagaimana bisa melakukan counter attack dengan cepat,” jelas pelatih yang sudah menangani Timnas U-16 sejak 2014.

Selain memantapkan persiapan internal, Fakhri juga berharap faktor eksternal dapat membantu anak asuhnya meraih kemenangan ketiga di Grup A.

“Saya berharap masyarakat bisa turut hadir menyaksikan secara langsung dan memberikan dukungan positifnya kepada perjuangan anak-anak,” ucap Fakhri.

Indonesia kini memimpin klasemen Grup A berkat selisih sembilan gol, sementara Vietnam yang memiliki poin enam seperti Indonesia memiliki produktivitas lima gol dan tidak pernah kebobolan.

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan