RegionalTeras Berita

Wayan Rena Libatkan Generasi Milenial Bangun Desa Sidakarya

(foto : wie) Pertemuan Calon Perbekel Desa Sidakarya, I Wayan Rena, SE bersama generasi milenial Deaa Sidakarya.

 

DENPASAR – Dikemas secara apik pertemuan antara calon Perbekel Desa Sidakarya, I Wayan Rena, SE bersama generasi milenial Desa Sidakarya di Pondok Bambu, Kamis (10/10/2019) malam rupanya memberi warna lain.

Pasalnya, dalam pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut berbagai ide inovatif dan kreatif dimunculkan oleh generasi milenial Desa Sidakarya demi kemajuan desa mereka.

Berbagai isu dan gagasan kreatif yang dimunculkan antara lain, transparansi pengelolaan dana desa, peningkatan sumber daya manusia (sdm), wifi corner, adanya master plan desa, bumdes, lapangan kerja, penggunaan non tunai, digitalisasi pelayanan desa berbasis aplikasi, perkuat keorganisasian karangtaruna serta masih banyak lagi, kalau tidak salah ada sekitar 18 poin yang diusulkan para generasi milenial ini.

“Peningkatan sdm melalui karangtaruna sangat penting, karena selama ini kurang begitu ada perhatian, dana pun kecil,” ucap salah seorang anggota karang taruna yang hadir.

Lain halnya dengan temannya yang menginginkan transparansi pengelolaan dana desa juga pelayanan berbasis aplikasi ditambah dengan mulai disosialisakannya penggunaan uang elektronik.

Bak gayung bersambut, Calon Perbekel Desa Sidakarya, Wayan Rena langsung menanggapi apa yang diutarakan para generasi milenial dengan mengatakan, apa yang menjadi usulan sebenanya secara garis besar sudah tertuang dalam visi misi miliknya, tinggal kelak “astungkare” dirinya terpilih akan dituangkan dalam bentuk program kerja yang akan melibatkan generasi milenial.

“Ide kreatif yang muncul dalam pertemuan kali ini sepertinya memberikan warna lain bagi pembangunan Desa Sidakarya kedepannya, kita akan perhatikan dan akomodir apa yang menjadi generasi milenial ini,” sebut Wayan Rena meyakinkan.

Pertemuan Kamis malam sepertinya luapan “uneg-uneg” yang ditumpahkan para generasi milenial karena selama ini mereka menganggap suara mereka tidak pernah didengar.

Namun dengan dengan hadirnya moderator yang ciamik mengemas acara ditambah hadirnya Dosen/Peneliti, Dr I Gede Astawa, A.Md., S.Pd., M.Hum tentu menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi Gede Astawa juga membedah tentang potensi ekonomi Desa Sidakarya dari berbagai aspek. (wie)

Teras Bali News

Tinggalkan Balasan